nuklir
Kategori Kelas

Apa Itu Nuklir? Yuk, Kenali Manfaat dan Bahayanya!

Nuklir memang identik dengan senjata berbahaya atau bom atom. Namun, gak semua nuklir berbentuk senjata menyeramkan seperti itu, loh. Tentunya penggunaan nuklir secara berlebihan dan gak bertanggung jawab akan membahayakan manusia dan lingkungan sekitar. Sebaliknya, penggunaannya dalam batas dan kadar yang aman serta tujuan yang baik, nuklir dapat sangat bermanfaat dalam kehidupan manusia. Yuk, kita cari tahu lebih dalam manfaat dan bahaya nuklir di artikel ini!

Apa Itu Nuklir?

Nuklir sendiri berasal dari nukleus atau inti atom yang terdiri dari proton dan neutron. Sumber energi nuklir berasal dari 2 cara, yaitu dari fisi atau reaksi nuklir ketika inti atom terpecah menjadi beberapa bagian kecil dan menghasilkan energi yang sangat besar dan cara kedua ialah fusi atau reaksi nuklir ketika kedua inti atom menyatu membentuk inti atom yang lebih besar hingga melepaskan energi yang besar.

Apa Saja Manfaat Nuklir?

Tenaga nuklir juga memiliki segudang manfaat untuk kehidupan manusia. Mengutip dari web World Nuclear Association, nuklir adalah salah satu sumber energi kedua di dunia yang menghasilkan emisi karbon paling sedikit daripada sumber energi lainnya, seperti batu bara, gas, solar dan lainnya sehingga penggunaan energi nuklir lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan dalam skala yang besar. Berikut manfaat nuklir yang perlu kamu ketahui!

1. Sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir

Umumnya energi nuklir ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber tenaga listrik. Bahkah, sudah banyak negara yang memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Menurut World Nuclear Association, lebih dari 50 negara sudah memiliki sekitar 440 PLTN secara keseluruhan. Indonesia pun menjadi salah satu negara yang ikut merencanakan pembangunan PLTN.

2. Sebagai sumber daya energi alternatif

Nuklir merupakan sumber daya energi alternatif berbentuk baterai. Baterai ini memiliki ketahanan jauh lebih lama, yaitu hingga 40 tahun sedangkan baterai lithium hanya bertahan 1-3 tahun. Bahan baku utama pembuatan baterai ini adalah plutonium 238. Radiasi dari plutonium 238 akan dikonversikan menjadi cahaya tampak, yang ditangkap dengan sel surya, sehingga menghasilkan energi listrik.

Baca Juga: Ambil Jurusan Teknik Elektro Belajar tentang Listrik?

3. Menghasilkan varietas tanaman unggul

Mengutip dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), nuklir berguna rekayasa genetika tanaman. Pemanfaatan ini mampu menghasilkan berbagai varietas tanaman unggul di antaranya 32 varietas padi unggul dan 12 varietas kedelai. Gak hanya itu saja, terdapat varietas lainnya seperti kacang hijau, kacang tanah, pisang, kapas, sorgum dan gandum tropis.

4. Menjaga kualitas dan kuantitas pangan

Sinar gama sebagai hasil reaksi inti atom dapat berguna untuk menjaga kualitas pangan atau iradiasi pangan. Iradiasi pangan adalah teknik dan proses pengolahan bahan makanan agar terbebas dari mikroba-mikroba pembusuk. Sehingga kualitas makanan akan terjaga utuh dalam waktu yang lama.

5. Mendeteksi kerusakan dan malfungsi dalam industri

Nuklir berperan dalam uji tak merusak atau Non Destructive Investigation (NDI). Pengujian ini dilakukan terhadap peralatan, fasilitas, dan infrastruktur yang bertujuan untuk mengetahui atau mendeteksi kerusakan, malfungsi, dan diagnostik tanpa harus menghentikan proses produksi yang sedang berjalan. Misalnya, untuk mendeteksi kebocoran pipa tanpa harus membongkarnya.

6. Pendeteksi penyakit dan mensterilkan peralatan kesehatan

Mengutip dari Klik Dokter, teknologi nuklir berguna untuk mendeteksi penyakit, seperti jantung koroner, kelenjar gondok, tumor, gangguan fungsi ginjal, jenis kanker beserta penyebarannya dalam tubuh, pendeteksi pendarahan dalam saluran cerna, terapi radiasi kelenjar gondok hingga terapi radiasi kanker. Bukan hanya itu, teknologi dari inti atom ini juga berguna untuk mensterilkan peralatan kesehatan.

7. Menjaga cagar budaya Indonesia

Radiasi oleh zat radioaktif mampu membunuh mikroba pada benda-benda purbakala sehingga peninggalan purbakala tersebut tetap terjaga kualitasnya dan gak mengalami pelapukan. Selain itu, dengan teknik radiocarbon dating, peneliti bisa mengetahui kandungan karbon yang tersimpan dalam makhluk hidup purba. Melalui teknik itu peneliti dapat mengetahui umur dari makhluk purba tersebut.

Baca Juga: Kupas Tuntas Jurusan Antropologi, Cek Selengkapnya!

Apa Saja Bahaya Nuklir?

Meski energinya memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari, namun kita tetap harus waspada dengan radiasinya. Radiasi ini dapat membahayakan kesehatan manusia. Mengutip dari web BATAN, radiasi nuklir adalah energi yang dipancarkan dari inti atom radioaktif. Radiasi yang dipancarkan bisa berupa radiasi gamma, radiasi beta, radiasi alfa, atau sinar-X. Jika terpapar radiasi dalam jumlah yang besar ataupun dalam jangka waktu yang lama, maka akan mengganggu dan berdampak buruk pada kesehatan tubuh, seperti menyebabkan keracunan hingga modifikasi DNA dan kematian. Mengutip dari KlikDokter dan Kompas.com, inilah beberapa bahaya yang berhubungan dengan kesehatan!

1. Kulit kemerahan

Jika terkena radiasi, maka mulanya kamu bisa melihat banyak kemerahan pada kulit. Hal itu karena terjadi penyumbatan pembuluh darah sehingga mengalami pembengkakan. Kemerahan ini bisa berlangsung hingga 10 hari lamanya.

2. Radang paru-paru

Dampak radiasi terhadap paru-paru adalah paru-paru meradang atau pneumonitis. Gejalanya, seperti sesak napas, batuk, dan perasaan penuh pada dada.

3. Gangguan pada organ reproduksi

Tanda adanya gangguan organ reproduksi pada perempuan akibat radiasi ialah menstruasi yang gak teratur atau gak haid, sedangkan laki-laki mengalami gangguan produksi sperma.

4. Gangguan sistem pencernaan

Adapun gejala dari gangguan sistem pencernaan ini di antaranya mual, muntah, nafsu makan hilang serta sakit perut. Hal ini terjadi karena radiasi dapat dengan mudah merusak lapisan saluran pencernaan.

5. Adanya gangguan pada sumsum tulang

Sumsum tulang sendiri adalah penghasil sel darah. Jika terkena radiasi maka sel darah yang diproduksi akan berkurang. Penyakit yang ditimbulkan, seperti anemia, hingga kanker darah.

6. Serangan jantung

Ketika terkena paparan radiasi dengan dosis besar, maka paparan tersebut dapat memecahkan pembuluh darah kecil dalam tubuh, termasuk pada jantung. Akibatnya, seseorang dapat mengalami gagal jantung hingga kematian.

7. Kerusakan pada sel otak

Radiasi dalam dosis yang besar dapat menyebabkan terhambatnya regenerasi sel-sel otak sehingga menyebabkan kejang dan kelumpuhan.

8. Dapat menyebabkan kanker

Radiasi nuklir dapat menyebabkan terjadinya mutasi sel dalam tubuh. Jika mutasi gak segera diperbaiki, maka sel akan berubah menjadi kanker, seperti kanker paru-paru, kanker kulit, kanker payudara dan sebagainya.

Reaktor Nuklir di Indonesia

Terdapat 3 reaktor nuklir riset di Indonesia yang tersebar di berbagai daerah. Reaktor tersebut adalah Reaktor TRIGA (Training, Research, Isotop Production/Irradiation General Atomic) 2000 di Bandung, Reaktor Kartini di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Reaktor Siwabessy di Serpong. Di antara ketiganya, Reaktor TRIGA 2000 yang berusia paling tua serta merupakan reaktor nuklir pertama di Indonesia. Namun, hingga saat ini Indonesia belum memiliki PLTN dan masih dalam rencana.

Baca Juga: 5 Prospek Karir Engineering, Jaminan Sukses?

Sekarang, kamu jadi tahu kan, apa saja manfaat dan bahayanya? Oh iya, saat ini banyak loh pekerjaan yang membutuhkan kemampuan komunikasi dalam bahasa Inggris. Contohnya, kalau kamu baru memulai karier. Nah, kamu bisa memperlancar bahasa Inggris dengan ikutan kelas secara online.

Yuk, perlancar kemampuan bahasa Inggris kamu terutama jika kamu baru memulai karier dengan ikutan kelas Cepat Cakap Bahasa Inggris untuk Awal Karier di sini.

Jangan lupa pakai kode voucher GOCAKAP untuk dapat diskon hingga Rp30 ribu untuk pembelian kelas minimal Rp250 ribu. Psst, kode voucher tersebut bisa kamu gunakan untuk lebih dari 1 kelas, loh. Buruan upgrade kemampuan bahasamu sekarang atau explore kelas Cakap lainnya di sini.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *