Tahun ajaran 2019/2020 sebentar lagi akan berakhir dan itu artinya daftar kuliah segera dibuka. Walaupun tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, namun kegiatan belajar mengajar tetap harus berjalan. Tahun ini memang berbeda. Tahun ini kita dihadapkan dengan kondisi yang darurat akan keselamatan kita. Wabah virus Corona yang tidak terbendung membuat kita jadi lebih sabar untuk menghadapinya.

Kita tidak bisa berangkat ke sekolah lagi, tidak bisa belajar dengan tatap muka langsung dengan guru, tidak bisa jajan ke kantin, tidak bisa olahraga bersama dan akhirnya hanya bisa menikmati dengan belajar via online di rumah masing-masing.

Baca Juga: Kuliah di Universitas Swasta Kok Minder, Kenapa?

Kamu yang saat ini kelas 12 SMA/SMK pun tidak merasakan Ujian Nasional bukan?Pasti diantara kamu ada yang senang, ada juga yang sedih. Senang karena tidak perlu pusing-pusing menjawab soal, Sedih sudah belajar maksimal untuk mempersiapkan tetapi tak jadi dilakukan.

Seperti sudah latihan untuk bertarung di medan perang, namun perang dibatalkan karena alam tak ingin kita berperang. Akhirnya kamu pun lulus, tapi tidak bisa merasakan prosesi wisuda seperti kakak-kakak kita sebelumnya. Tidak ada kebaya, tidak ada toga, tidak ada pelukan kebahagiaan bersama teman-teman seperjuangan. Tapi begitulah yang Tuhan inginkan, hidup terus berjalan.

Begitu pula pendidikan, kamu pun harus melanjutkannya ke jenjang yang lebih tinggi. Ketika kamu lulus SMA/SMK, ada baiknya kamu melanjutkan ke jenjang perkuliahan di universitas atau sekolah tinggi.

Kenapa Harus Kuliah?

Pasti muncul pertanyaan kenapa kamu harus melanjutkan ke jenjang perkuliahan. Terkadang ada saja beberapa orang butuh untuk meyakinkan dirinya kenapa harus sekolah lagi. Karena salah satu faktor yang menjadi pertimbangan yaitu masalah biaya yang tidak murah. Fakta satu hal tersebut memang menjadi pikiran para orang tua untuk melanjutkan pendidikan anaknya ke perguruan tinggi.

Padahal kamu bisa mengandalkan beasiswa yang banyak tersedia diluar sana untuk membantu biaya perkuliahan kamu. Hanya saja beasiswa tersebut bergantung kepada kamu, mau mengejarnya atau tidak.

Mungkin akan ada alasan lainnya yang menjadi pikiran kamu untuk melanjutkan kuliah. Namun sejatinya halangan tersebut ada solusinya yang mungkin kamu belum menemukannya. Karena sayang sekali jika kamu tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Karena ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan ketika berkuliah hingga lulus menjadi sarjana. Apa sajakah hal itu?

  • Bertambahnya kemampuan hard skill maupun soft skill

Pertama tentu dengan kamu sekolah lagi, maka kemampuan dan pengetahuan kamu akan semakin bertambah. Kamu akan menemukan materi belajar yang beraneka macamnya sesuai dengan bidang atau jurusan yang pilih saat daftar kuliah.

Saat kamu belajar di 3S, SD hingga SMA kamu hanya belajar pengetahuan dasar. Kamu belum bisa untuk menghadapi masalah yang terjadi di kehidupan sehari-hari. Dengan kuliah ini, kamu akan mendapatkan pengetahuan yang lebih luas lagi untuk menyelesaikan masalah yang lebih kompleks di kehidupan sehari-hari.

Lalu kemampuan soft skill atau pengembangan diri kamu juga akan terasah saat kamu menjalani masa perkuliahan. Kamu tidak hanya belajar tentang ilmu terapan, melainkan cara diri kita menghadapi masalah tersebut. Kamu akan terlatih berkomunikasi yang baik, berbicara di depan banyak orang, hingga menjadi pimpinan dalam suatu tim. Tentu akan banyak lagi kemampuan soft skill lainnya yang bisa kamu dapatkan jika kamu lebih aktif seperti bergabung dengan organisasi kampus ataupun klub mahasiswa yang ada.

  • Bertambahnya teman dan relasi

Selain bertambahnya kemampuan, dengan daftar kuliah, kamu juga akan memiliki teman yang lebih banyak lagi. Kamu punya banyak teman saat sekolah di SMA. Dengan kamu melanjutkan kuliah, kamu akan berkenalan dan memiliki teman baru.

Tidak hanya itu, kamu mungkin akan bertemu dengan banyak orang baru yang akan menjadi relasi di masa depan. Misal kamu bertemu dengan dosen, lalu kamu kenal dekat, besar kemungkinan dosen tersebut akan mengajak kamu untuk menyelesaikan projek di kemudian hari. Kamu akan mendapatkan hal positif, seperti mendapatkan pengetahuan lebih, pengalaman hingga tambahan uang jajan saat kuliah.

Bertambahnya teman dan relasi sangat penting untuk masa depan kamu. Karena kamu belum tahu masa depanmu nanti seperti apa, maka ada kemungkinan teman dan relasi kamu bisa membawa kamu kepada masa depan yang lebih baik. Mungkin saja, karena teman kamu, kamu mendapatkan pekerjaan yang lebih baik selepas lulus nanti. Memiliki kenalan dosen memungkinkan untuk kamu diangkat menjadi asistennya dan sebagainya

  • Mempermudah mendapatkan pekerjaan

Dengan kuliah, peluang kamu untuk mendapatkan pekerjaan semakin tinggi jika memang kamu bersungguh-sungguh untuk menjadi lebih baik. Tentu akan berbeda bukan, lulusan SMA dengan seorang sarjana ketika ada tawaran pekerjaan. Lulusan sarjana akan memiliki peluang lebih tinggi karena mereka memiliki ilmu yang lebih banyak dibanding lulusan SMA saja.

Hal ini tidak serta merta membuat kamu ketika lulus pasti mendapat pekerjaan. Tapi melihat juga apa saja yang kamu dapatkan ketika kuliah. Jangan sampai saat kuliah tidak menjalankannya dengan sungguh-sungguh, karena percayalah hasil tidak akan mengkhianati usaha kita.

Selain dari ketiga yang disebutkan diatas, tentu ada banyak lagi manfaat yang bisa kamu dapatkan ketika kuliah. Manfaat tersebut akan berbeda-beda setiap orang. Jadi kamu perlu membuktikannya sendiri dengan berkuliah di perguruan tinggi favorit kamu.

Faktor Memilih Universitas

Apa kamu masih bingung bagaimana cara memilih universitas yang tepat sebelum daftar kuliah? Pada dasarnya semua sekolah tinggi yang ada pastinya sudah memiliki kurikulum belajar yang sudah baik. Tentu jika dibandingkan materi pelajaran saat SMA, pasti akan jauh lebih sulit.

Nah ada beberapa faktor yang bisa kamu pertimbangkan untuk memilih universitas tempat kamu kuliah nanti.

  • Akreditasi

Kita tahu kalau universitas atau perguruan tinggi ini punya akreditasi, sama seperti sekolah SMA kamu. Akreditasi ini menggambarkan nilai peringkat dari seluruh aspek kegiatan perkuliahan yang ada di universitas tersebut.

Akreditasi tersebut dinilai dan diberikan oleh BAN-PT Atau Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Nilai akreditasi berupa huruf A hingga E. Tentu yang terbaik adalah perguruan tinggi yang memiliki akreditasi A. Tapi bukan berarti, ketika kamu daftar kuliah di kampus dengan akreditasi di bawah A, kamu dapat dengan mudah lulus ya sobat.

Dengan nilai akreditasi itulah kamu bisa mempertimbangkan memilih tempat kuliah kamu. Setidaknya kamu memilih universitas yang memiliki akreditasi minimal B. Jadi kamu tidak perlu terpaku dengan universitas negeri, karena universitas swasta pun juga banyak yang punya akreditasi A dan mungkin lebih baik nilainya dibanding universitas negeri.

  • Jarak dari Tempat Tinggal

Jarak tentu jadi pertimbangan untuk memilih universitas. Karena mungkin kamu tidak akan diantar oleh orang tuamu, jadi kamu pun perlu memperhitungkan ongkos transportasi sehari-hari. Universitas ini tidak sebanyak sekolah-sekolah dasar yang hampir di setiap kelurahan atau kecamatan ada. Jadi kemungkinan jaraknya bisa lebih jauh dari tempat tinggal kamu.

Jika kamu tetap ingin tinggal di rumah bersama orang tua, tentu kamu harus mencari universitas yang tidak terlalu jauh dari rumah kamu. Kamu harus memperhitungkan biaya transportasi yang akan mengurangi uang jajan kamu sebelum pada akhirnya daftar kuliah di universitas tujuan.

Namun jika kamu memilih universitas yang ada di luar kota, tentu kamu harus mencari tempat kost untuk tempat tinggal selama kuliah. Kemudian pilih tempat kost yang murah dan jaraknya dekat dengan kampus untuk menghemat pengeluaran kamu.

Memperhitungkan jarak dengan tempat tinggal akan mempermudah dan memperlancar kegiatan perkuliahan kamu nantinya. Kamu tak mudah lelah untuk pergi pulang kampus, bahkan tidak perlu terburu-buru menuju kampus jika jalanan macet.

  • Biaya perkuliahan

Kuliah butuh biaya yang tidak murah untuk mahasiswa reguler. Jika kamu beruntung, mungkin kamu bisa dikenakan biaya murah bahkan hingga gratis saat kuliah kalau kamu mendapatkan beasiswa. Saat pertama ingin mendaftar mungkin kita termasuk mahasiswa reguler.

Karena jarang sekali beasiswa dibuka sebelum kamu menjadi mahasiswa. Biasanya beasiswa baru muncul ketika kamu resmi menjadi mahasiswa di sebuah universitas. Jadi anggap saja kamu daftar menjadi mahasiswa reguler.

Oleh karena itu, ketika memilih universitas kamu perlu mempertimbangkan biaya perkuliahan yang ada di masing-masing universitas. Hal ini bisa kamu diskusikan dengan orang tua atau jika kamu kuliah dengan biaya sendiri, tentu harus diperhitungkan agar kamu bisa kuliah hingga lulus.

Kamu bisa telusuri lebih jauh potensi beasiswa yang bisa mengurangi biaya perkuliahan yang mungkin mahal. Kamu juga bisa coba untuk negosiasi dengan pihak kampus untuk mengurangi biaya perkuliahan kamu.

  • Jurusan atau Bidang Peminatan

Diantara kamu mungkin banyak yang memiliki ketertarikan pada bidang yang sama saat ingin daftar kuliah, begitu pula ada sebagian yang punya ketertarikan pada bidang yang sangat spesifik. Ini yang membuat stigma ada jurusan yang ramai peminat dan ada juga yang sepi peminat.

Ini juga yang bisa jadi faktor kamu memilih universitas. Pastikan jurusan atau bidang peminatan yang kamu inginkan ada di universitas tersebut. Misal kamu ingin menjadi dokter, tentu tidak semua universitas memiliki fakultas kedokteran. Berbeda jika kamu tertarik belajar tentang pemasaran atau ekonomi. Bidang tersebut tentu memiliki lebih banyak peminat dan hampir semua universitas memiliki jurusan tersebut.

Biasanya jika kamu ingin ke universitas negeri, kamu akan berkompetisi dengan banyak calon mahasiswa untuk memperebutkan kuota yang terbatas. Berbeda halnya jika kamu memilih universitas swasta yang mungkin tingkat kompetisinya tidak seketat universitas negeri. Karena biasanya universitas swasta lebih bisa menampung lebih banyak mahasiswa.

  • Relasi yang Sudah Berkuliah atau Lulus

Kamu bisa mencari bantuan relasi terdekat kamu yang sedang berkuliah ataupun sudah lulus dari universitas yang kamu pilih. Relasi tersebut seperti kakak, saudara, bahkan kakak kelas juga sering sharing mengenai kampusnya saat Campus Goes to School.

Dengan relasi yang kamu punya, kamu bisa menanyakan segala hal tentang kampus tujuan. Kamu bisa mulai mengulik tentang kehidupan kampus, jurusan yang kamu pilih, mata kuliah yang akan kamu pelajari hingga lingkungan kampus yang akan kamu temui tiap harinya.

Bagaimana kalau kamu belum punya relasi? kamu bisa bertanya via teman kamu yang mungkin punya kakak yang sedang berkuliah di tempat yang kamu inginkan. Cara lainnya dengan mencari via media sosial, namun tetap perlu berhati-hati dan lebih selektif.

Setidaknya kelima faktor tersebut membantu kamu untuk memilih universitas tujuan ketika selepas dari SMA. Kamu bisa menyesuaikan dengan kriteria yang kamu inginkan. Urutannya mungkin berbeda-beda diantara kamu, jadi memang kamu yang bisa tentukan sendiri.

Jadwal Pendaftaran Kuliah 2020

Kamu sudah yakin untuk daftar kuliah, karena kamu sudah tahu rencana kamu kedepannya seperti apa. Dengan kamu melanjutkan perguruan tinggi, kamu memperbesar peluang kamu untuk lebih sukses di masa depan.

Sebelum kamu lulus seharusnya kamu sudah memilah-milah mana calon universitas yang kamu akan jadikan tempat belajar lagi. Jika kamu sudah mantap pada satu universitas itu lebih baik, namun direkomendasikan agar kamu memiliki calon universitas kedua dan ketiga, agar kamu bisa tetap berkuliah jika seandainya tidak masuk pada universitas pilihan pertama kamu.

Seperti yang kita tahu, kamu bisa memilih universitas negeri ataupun universitas swasta. Dimana kedua pilihan universitas tersebut sama baiknya. Lalu bagaimana dengan jadwal pendaftaran mahasiswa baru tahun 2020 di universitas tersebut. Berikut jadwalnya, pastikan kamu tak terlewat.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

Peminat daftar kuliah di universitas negeri jelas sangat banyak, sedangkan kuota yang tersedia tidak sebanyak peminatnya. Sehingga yang terjadi adalah persaingan merebut kuota yang ada agar bisa berkuliah di universitas negeri pilihan.

Seperti tahun sebelumnya, pendaftaran mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) memiliki tiga jalur dengan sebaran kuota yang tidak merata. Ada yang lebih besar, ada pula yang lebih sedikit. Sehingga jika kamu ingin berkuliah di universitas negeri, kamu perlu mengetahui jadwal dari ketiga jalur masuk yang tersedia. Berikut ketiga jalur masuk PTN dan jadwal penerimaan mahasiswa baru.

  • Jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk PTN)

Jalur SNMPTN adalah jalur pertama yang akan dimulai untuk menyaring calon mahasiswa baru bukan dengan mengerjakan serangkaian tes. SNMPTN ini dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik, non akademik dan/atau portofolio kamu sebagai calon mahasiswa.

Prestasi akademik yang dimaksud dinilai dari nilai rapor kalian selama SMA. Sedangkan prestasi non akademik ini berupa prestasi lainnya yang tidak berhubungan dengan akademik seperti prestasi olahraga, kontes seni dan lainnya.

Untuk kamu yang ingin masuk jalur SNMPTN, jadwal pendaftaran sudah dimulai sejak bulan November dimana pihak sekolah kamu yang akan memasukkan data prestasi kedalam sistem PMB. Pendaftaran SNMPTN atau kamu yang berhak mengikuti SNMPTN bisa melengkapi data pada tanggal 11-25 Februari 2020. Sedangkan pengumuman yang lolos SNMPTN akan berlangsung pada 8 April 2020 pada website resmi SNMPTN.

  • Jalur SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk PTN)

Jalur kedua yang bisa kamu tempuh untuk masuk perguruan tinggi negeri adalah dengan SBMPTN. Jalur ini membutuhkan usaha lebih keras yaitu dengan mengerjakan serangkaian tes yang dinamakan UTBK (Ujian Tertulis Berbasis Kompetensi) untuk mendapatkan hasil yang terbaik.

Nantinya, hasil tes ini kemudian diurutkan dari yang terbaik hingga yang terburuk dari semua calon mahasiswa yang memilih jurusan/bidang di salah satu universitas. Jika kamu termasuk urutan di bawah jumlah kuota maksimal, maka kamu berhak masuk ke perguruan tinggi yang kamu pilih.

Serangkaian tes yang kamu hadapi berupa tes potensi skolastik atau tes kemampuan kognitif, tes kompetensi akademik dan dapat ditambah kriteria lain sesuai dengan talenta khusus yang ditetapkan universitas yang bersangkutan.

Jika kamu gagal masuk melalui jalur SNMPTN, kamu bisa coba jalur SBMPTN ini yang akan dimulai pendaftarannya pada tanggal 02 – 20 Juni 2020 , sedangkan tes UTBK akan dilaksanakan pada tanggal 05 – 12 Juli 2020. Pengumuman yang lolos akan berlangsung pada tanggal 25 Juli 2020.

  • Jalur Mandiri

Jalur mandiri atau seleksi lainnya ini menjadi jalur terakhir untuk kamu yang ingin daftar kuliah dan mungkin tidak beruntung melewati jalur SNMPTN dan SBMPTN. Jalur Mandiri ini dibebaskan kepada PTN yang bersangkutan untuk mengadakan seleksi masuk.

Misalnya jika kamu memilih Universitas Indonesia, maka kamu bisa melewati jalur mandiri yang kita kenal dengan SIMAK UI. Kemudian USM ITB, UM UGM, UTM IPB, dan sebagainya.

Karena dibebaskan kepada PTN masing-masing, memungkinkan jadwal penerimaan tidak sama antar universitas. Sehingga kamu pun harus cari tahu kapan dibukanya jalur mandiri pada universitas yang kamu pilih.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Swasta (PTS)

Jika kamu memutuskan untuk masuk ke perguruan tinggi swasta, maka kamu tidak perlu bersaing dengan banyak calon mahasiswa lainnya untuk memperebutkan kuota yang terbatas. Karena biasanya atau bahkan mungkin semua kampus swasta ini memiliki kuota yang lebih banyak dan sanggup menerima calon mahasiswa baru yang cukup banyak.

Universitas swasta ini juga menjadi jalan ketika kamu ternyata tidak diterima di perguruan tinggi negeri. Kamu tetap ingin kuliah saat itu juga, maka kamu bisa mengambil pilihan untuk berkuliah di universitas swasta ini dibanding menganggur di rumah.

Universitas swasta ini juga tidak kalah dengan universitas negeri. Jika kamu perhatikan atau telusuri, kamu akan menemukan universitas swasta yang memiliki akreditasi baik seperti universitas negeri. Sehingga kamu tidak perlu takut mengenai materi kuliah yang mungkin kamu anggap ada kesenjangan. Bahkan banyak universitas swasta yang jelas lebih baik dibanding universitas negeri yang ada.

Jika kamu sudah survei dan memilih calon kampus tempat berkuliah nanti, maka kamu bisa berkunjung langsung ke website resmi masing-masing kampus tersebut untuk mengetahui jadwal ujian masuk. Karena tiap universitas, kemungkinan berbeda jadwal ujian masuk. Hal tersebut agar kamu bisa melaksanakan tes masuk universitas di beberapa kampus.

Buat kamu yang belum tahu website resmi universitas tersebut, kamu bisa mengandalkan mesin pencari seperti Google. Bahkan kamu juga bisa mencari ulasan yang mungkin saja ditulis oleh mahasiswa yang sedang berkuliah di sana. Sehingga kamu punya referensi sebelum memilih universitas tersebut.

Sedangkan jika kamu belum tahu calon universitas, kamu bisa membaca referensi yang ada di internet atau kamu bisa berdiskusi dengan relasi terdekatmu untuk mengetahui informasi lengkap universitas pilihan kamu. Kamu bisa melakukan pendaftaran langsung ke kampus pilihan kamu. Jika kamu ingin kemudahan dalam mendaftar kuliah di universitas, kamu bisa mengandalkan cara selanjutnya melalui aplikasi goKampus.

Cara Mudah Daftar Kuliah via Online Dengan goKampus

Cara daftar kuliah yang mudah bisa dengan mengandalkan aplikasi goKampus. Karena goKampus memiliki program Instant Approval yang akan memudahkan kamu diterima langsung di universitas pilihan kamu.

Program Instant Approval ini hanya membutuhkan nilai rapor kamu agar bisa diterima di universitas yang kamu pilih. Sama seperti jalur SNMPTN untuk masuk ke universitas negeri, kamu hanya membutuhkan seluruh nilai rapor kamu selama SMA.

Caranya sangatlah mudah, kamu bisa mengikuti petunjuk dibawah ini.

  1. Kunjungi website goKampus di halaman Instant Approval
  2. Lalu kamu bisa baca informasi yang tersedia dan ada tombol “Daftar Sekarang” yang bisa kamu klik.
  3. Kamu akan diarahkan untuk mengisi form yang tersedia. Isi dengan lengkap form tersebut, jangan lupa untuk upload nilai rapor kamu.
  4. Selamat kamu sudah DITERIMA*. Selanjutnya pihak goKampus akan menginformasikan tahap selanjutnya apabila dibutuhkan dokumen pendamping yang dibutuhkan.
  5. Setelah itu kamu bisa melakukan pembayaran pertama ke universitas dan simpan struknya untuk nanti ditukarkan cashback dengan nilai hingga Rp500.000,00

Mudah bukan? Kamu tidak perlu kesulitan untuk kuliah mengejar masa depan yang cerah. Hanya dengan nilai rapor yang kamu perjuangkan saat sekolah SMA, kamu bisa lebih mudah untuk melanjutkan pendidikan perkuliahan di kampus pilihan.

Lalu apa saja kampus atau universitas yang bisa kamu pilih dalam program Instant Approval ini? Ada banyak kampus yang bisa kamu pilih, diantaranya Universitas Tarumanagara, President University, Politeknik Sahid, Universitas Pelita Harapan, Sekolah Tinggi Manajemen PPM, Universitas Janabadra, STMIK Primakara dan universitas lain yang bisa kamu lihat di halaman ini.

Kuliah memang sebuah pilihan, kamu mungkin tidak berminat karena harus belajar lagi. Tetapi mungkin kamu akan menyesal bila nanti menyadari kalau teman kamu yang telah lulus kuliah bisa memiliki masa depan yang lebih baik dari diri kamu.

Kamu pun tidak harus berkuliah di perguruan tinggi negeri, karena saat ini sudah banyak kampus-kampus yang menyelenggarakan pendidikan sekolah tinggi. Jadi bukan alasan apabila tidak diterima masuk perguruan tinggi negeri lalu tidak melanjutkan pendidikan universitas. Kamu bisa memilih perguruan tinggi swasta yang saat ini sudah banyak yang memiliki standar kualitas yang baik.

Kamu bisa dengan mudah masuk kuliah di kampus pilihan kamu dengan menggunakan bantuan goKampus yang hanya dengan menunjukkan nilai rapor kamu. Jadi, apa lagi yang kamu tunggu? Persiapkan rapor kamu dan isi form Instant Approval di goKampus sekarang, sebelum terlambat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like