bem
Upskill

Punya Peran Penting di Kampus, Ini Hal yang Harus Kamu Ketahui Tentang BEM

Buat kamu yang calon mahasiswa baru (MABA), pernah dengar istilah BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa)? Mungkin buat yang sudah kuliah, bukan asing di kalangan mahasiswa kan? Bahkan, nggak sedikit calon mahasiswa yang sudah merencanakan buat jadi bagian dari organisasi tersebut begitu masuk ke jenjang perguruan tinggi. Soalnya, bergabung dan jadi bagian dari organisasi BEM memang punya manfaat besar, salah satunya adalah bekal melatih kompetisi diri sebelum masuk ke dunia kerja yang sesungguhnya. Tapi, apa sih yang mereka kerjakan kalau kamu memutuskan jadi bagian dari organisasi tersebut? Yuk, kita bahas selengkapnya!

Baca Juga: Calon Maba Merapat! Ini Perbedaan Gelar D3, D4, dan S1 Kebidanan

Makna Peran, Fungsi, dan Tujuan Badan Eksekutif Mahasiswa

Sesuai namanya, BEM adalah organisasi yang berisikan kelompok mahasiswa yang menyandang gelar ‘eksekutif’. Predikat tersebut kamu dapatkan dan mengikutinya dengan tanggung jawab besar, karena BEM punya peran sekaligus fungsi sebagai wadah yang menaungi, membina, menampung aspirasi, dan memfasilitasi kesejahteraan mahasiswa di lingkungan kampus. Banyak kan tugasnya!

Sama seperti organisasi lain, dalam badan eksekutif mahasiswa visi dan misi juga sangat penting. tanpa adanya visi dan misi, organisasi akan sulit untuk menjalankan fungsinya sebagai wakil yang bisa memfasilitasi mahasiswa. Biasanya penetapan visi dan misi berdasarkan kesepakatan yang sudah mencapai persetujuan di setiap awal masa kepemimpinan.

Buat tahu seperti apa gambaran dari visi misi yang dimaksud, kamu bisa lihat praktik terdekat dari organisasi serupa yang ada di kampus. Atau sebagai contoh, kita bisa lihat visi misi yang dipunya organisasi serupa di lingkungan Universitas Indonesia. BEM di universitas satu ini punya visi menjadi katalisator kegiatan mahasiswa yang inklusif dan bergerak secara inovatif, untuk menciptakan wadah yang relevan demi kebermanfaatan bagi UI dan Indonesia.

4 Misi Utama BEM

  1. Melaksanakan dan menyediakan kegiatan berbasis riset dan penelitian sebagai upaya optimalisasi pemberdayaan mahasiswa UI dalam perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi,
  2. Menjalin relasi yang sinergis dan berkelanjutan dengan pemangku kepentingan demi mewujudkan BEM UI yang inklusif dan relevan,
  3. Menyediakan wadah partisipasi mahasiswa UI yang inklusif dalam, aktualisasi minat dan bakat secara apresiatif dan suportif, dan
  4. Mengoptimalkan pelayanan advokasi terhadap kebutuhan mahasiswa secara responsif, tepat, dan profesional sebagai upaya peningkatan kesejahteraan mahasiswa UI.

Dari contoh di atas, kamu sudah bisa terbayang kan apa sih sebenarnya gambaran peran dan fungsi dari keberadaan Badan Eksekutif Mahasiswa yang sebenarnya?

Jabatan dan Posisi yang Ada di BEM

Bicara soal organisasi, belum lengkap kalau belum bahas soal struktur yang ada di dalamnya. Karena buat bisa berjalan secara terarah, tentu dalam organisasi perlu ada struktur jabatan mulai dari ketua sampai jabatan di bawahnya yang juga punya peran gak kalah penting. Sebagai gambaran, ini dia contoh struktur organisasi yang membantu tugas Ketua BEM.

1. Bidang Kesekjenan

Bidang ini berperan dalam menjalankan tugas produktivitas dan konektivitas internal organisasi, yang biasanya menjamin kelangsungan organisasi melalui aspek inti. Dua di antaranya adalah keuangan dan kesekretariatan. Di organisasi lain, bidang ini serupa dengan departemen keuangan dan departemen kesekretariatan.

2. Bidang Kemasyarakatan

Bidang ini berfokus dalam menjalankan berbagai hal yang berkaitan dengan kemasyarakatan. Praktiknya berperan dalam memfasilitasi beragam ruang aktualisasi mahasiswa sebagai agent of change dalam struktur masyarakat, melalui diseminasi pengetahuan, advokasi, program layanan, dan berbagai bentuk aktivitas pemberdayaan masyarakat.

3. Bidang Kemahasiswaan

Dalam bidang kemahasiswaan berfokus dalam memfasilitasi beragam ruang aktualisasi mahasiswa melalui advokasi, produk layanan, dan berbagai bentuk aktivitas berkelanjutan. Bidang kemahasiswaan juga berfungsi sebagai katalisator dalam kegiatan kemahasiswaan.

4. Bidang Relasi

Bidang satu ini jadi bagian yang berperan dalam mengelola aspirasi dari publik atau mahasiswa di lingkungan kampus. Lain itu, bidang ini juga berperan menjalankan peluang kerja sama antar organisasi internal atau eksternal. Di organisasi lain, bidang ini serupa dengan bidang/departemen hubungan masyarakat (Humas).

5. Bidang Analisis dan Pergerakan

Kalau aspirasi ditampung oleh bidang relasi, maka selanjutnya topik atau isu pembahasan yang disuarakan publik dikawal oleh bidang analisis dan pergerakan dengan melakukan berbagai pengkajian, riset, pengolahan data, pengadvokasian, dan propaganda dalam ruang lingkup regional dan nasional. Di organisasi lain, bidang ini punya peran yang sama layaknya bidang/departemen Kajian dan Aksi Strategis (Kastrat).

Baca Juga: 10 PTN Terbaik di Indonesia Versi Kemendikbud 2022

Gimana Cara Jadi Bagian BEM?

Jadi bagian dari organisasi ‘eksekutif’ yang akan membina dan mewakili ratusan bahkan ribuan mahasiswa di lingkungan kampus tentu bukan hal mudah. Pintar dari segi akademis aja nggak cukup, tapi kamu yang berminat buat jadi bagian dari BEM perlu cara dalam berbagai hal, mulai dari kedisiplinan, pengambilan keputusan, kerja sama dalam tim, termasuk kemampuan berpikir kritis.

Kamu secara gak langsung juga harus paham berbagai isu dan persoalan dari berbagai bidang yang hadir di tengah masyarakat, terutama lingkungan universitas. Mulai dari kesehatan, lingkungan, pendidikan, budaya, bahkan sampai kebijakan publik dan pemerintah yang akan berpengaruh bagi masyarakat.

Lebih dari itu, kamu juga diharuskan berani menyuarakan keresahan dari berbagai bidang yang disebutkan di atas. Jadi bukan cuma mampu berpikir kritis, tapi juga harus berani jadi wakil yang menyampaikan aspirasi ke berbagai pihak yang berwenang, baik petinggi kampus, sampai instansi pemerintahan. Kamu juga harus ingat kalau semua aktivitas di atas harus tetap jalan beriringan dengan pencapaian akademik yang stabil. Wajar kalau kemampuan manajemen waktu juga berperan besar di sini. Besar juga kan tanggung jawabnya?

Namun, kalau berdasarkan standar instansi, biasanya ada sederet syarat umum yang harus dipenuhi. Biasanya tergantung dari masing-masing kampus atau universitas tempat kamu berada. Misalnya yang sudah pasti, berstatus sebagai mahasiswa aktif, gak pernah terlibat dengan permasalahan yang melanggar hukum, dan lain sebagainya.

Baca Juga: 5 Pertimbangan Penting Sebelum Ikut Seleksi Mandiri PTN

Itu dia seluk-beluk soal organisasi di lingkungan kampus. Kamu tertarik untuk menjadi bagian dari BEM? Pilih universitas dan jurusan yang paling kamu minati terlebih dahulu ya! Kalau kamu perlu akses mudah buat daftar ke kampus pilihan dan manfaatin layanan Instant Approval di aplikasi goKampus ya. Ada kesempatan buat dapetin program beasiswa senilai total Rp10 miliar, dan CASHBACK up to Rp500.000! Lumayan kan? Langsung klik di sini.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *