Seperti apa sih, Ospek & Orientasi Kuliah di Luar Negeri? Apakah perbedaannya dengan ospek kuliah di Indonesia? Yuk kita intip perbedaannya!

Baca juga: Pilihan Jurusan IPS yang menjamin masa depan

  1. Tidak ada plonco-ploncoan

Mungkin ini dia satu perbedaan yang paling signifikan. Ospek & orientasi kuliah di Tanah Air sendiri punya reputasi yang kurang baik, karena seringkali terjadi proses plonco anak baru dengan gaya militer. Dan sering juga kedengeran beberapa kali ospek yang keterlaluan sampai memakan korban jiwa. 

Kalau kita mengintip orientasi mahasiswa di kampus universitas luar negeri, kampus-kampus tidak ada proses plonco dimana anak baru harus dikerjain. Paling tidak, ada aktivitas-aktivitas teambuilding games (seperti game escape room). 

Di Amerika Serikat sendiri, proses plonco hanya terjadi bila kamu ingin bergabung dengan fraternity atau sorority (organisasi siswa dalam kampus). 

Di ospek luar negeri, kamu nggak diharuskan untuk membuat prakarya tertentu atau pakai baju tertentu.

2. Dapat banyak penyuluhan

Di hari orientasi mahasiswa luar negeri, mahasiswa akan mendapatkan banyak informasi mengenai student club atau kegiatan ekstrakurikuler yang ada di kampus. Di hari pertama orientasi juga dijelaskan kelas-kelas apa saja yang harus diambil untuk menamatkan sekolah.

Selain penyuluhan mengenai sekolah, mahasiswa juga akan mendapatkan penyuluhan mengenai alkohol (penyuluhan untuk menghindari keracunan alkohol) dan seksualitas (apa yang termasuk kekerasan seksual, pelecehan, dan pemaksaan). Sekolah juga akan memberikan nomor hotline bila ada kejadian darurat yang tidak diinginkan.

3. Tur kampus

Mahasiswa akan dibagi menjadi grup lalu dipandu mengelilingi kampus dan gedung-gedung kampus. Tur kampus biasanya dipandu oleh para senior sekolah, lalu mereka biasanya juga menceritakan sejarah sampai mitos-mitos yang beredar mengenai gedung tersebut.

Bahkan untuk mahasiswa internasional di beberapa kampus, tur tidak hanya terjadi dilingkup kampus, tetapi juga tur singkat kota tersebut juga. Di Loyola Marymount University di Los Angeles, misalnya, siswa internasional dibawa berjalan-jalan ke Disneyland dan keliling-keliling Venice Beach di Los Angeles.

4. Informasi tambahan untuk siswa internasional

Bagi siswa internasional, akan ada tambahan sesi informasi. Ini penting karena sesi informasi ini banyak berbicara tentang urusan visa, paspor, dan hal lain yang bersangkutan dengan status hukum mereka di negara tersebut.

5. Dapat informasi penting seputar kehidupan mahasiswa

Kamu akan mendapatkan banyak informasi seputar kelangsungan hidupmu di kampus. Di orientasi kuliah luar negeri, kamu akan diberikan informasi seputar akomodasi dekat kampus (atau di kampus- seperti asrama) yang tersedia. Kamu juga akan mendapatkan banyak informasi mengenai asuransi kesehatan (biasanya beberapa kampus memberikan asuransi kesehatan), dan dimana seharusnya kamu mendapatkan bantuan medis ketika kamu membutuhkannya. 

6. Bertemu langsung dengan konsultan pendidikan kampus

Di hari orientasi, mahasiswa akan mendapatkan waktu untuk ngobrol satu-persatu dengan academic advisor (konsultan pendidikan di kampus). Academic advisor tersebut akan memberikanmu rekomendasi dan perencanaan kelas-kelas mana untuk diambil di semester mendatang. 

Kamu juga bisa berdiskusi tentang rencana karir mu, academic advisor mu akan mengarahkanmu ke jalan pendidikan yang tepat. 

Proses ospek & orientasi kuliah di luar negeri dipenuhi dengan banyak sesi & seminar informatif yang tujuannya menyiapkan anak baru untuk kuliah dengan aman dan nyaman selama 3-4 tahun ke depan. 

Ingin daftar kuliah di luar negeri? Gunakan aplikasi goKampus, sekali isi form aplikasi, langsung bisa daftar ke banyak sekolah tanpa harus isi ulang form! Download aplikasinya sekarang di Google Play Store dan App Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like