Dunia boleh saja berjalan begitu cepat dengan ragam teknologinya. Namun, pertanyaan klasik seperti lebih baik mana, kuliah di PTN atau PTS, masih saja “menghantui” para pelajar di Indonesia. Tidak sedikit yang pada akhirnya lebih memilih PTN, karena dianggap lebih berkualitas.

Hal itu tidak terlepas dari fakta yang mengungkapkan bahwa bahwa PTS itu hanya menjadi cadangan untuk tempat kuliah, jika gagal masuk PTN. Dalam waktu dekat ini pun, hasil pengumuman SBMPTN 2020 akan segera diketahui, setelah sebelumnya harus ditunda karena pandemi Covid-19.

Seperti diketahui bersama bahwa 2020 adalah tahun yang terasa sangat berbeda. Beberapa penyesuaian terjadi di dunia pendidikan di Indonesia. Tidak hanya jadwal pengumuman SBMPTN 2020 yang diundur, tetapi juga UN yang untuk pertama kalinya dihapuskan, dan penundaan pelaksanaan UTBK. Beberapa penyesuaian tersebut berimbas pada proses penerimaan mahasiswa baru baik PTN maupun PTS.

Baca Juga: 3 Mitos Kuliah di Universitas Swasta (PTS)

Kembali ke topik utama, lebih baik kuliah di PTN atau PTS. Pandangan masyarakat masih menilai bahwa PTN itu lebih baik dibandingkan PTS. Padahal, tidak selalu demikian. Ada beberapa faktor penilaian suatu perguruan tinggi, seperti visi-misi, akreditasi, kualitas tenaga pengajar, kurikulum, hingga alumni.

Kuliah di PTN

Perguruan tinggi negeri (PTN) masih menjadi primadona sebagai pilihan utama untuk tempat kuliah setelah lulus dari bangku sekolah. Alasan kuliah di PTN ini beragam, mulai dari ingin mendapatkan kesempatan bekerja lebih baik setelah lulus nanti, hingga hanya sekadar karena gengsi.

Tak dipungkuri memang bahwa masyarakat masih memandang kalau menjadi lulusan PTN itu akan mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan ternama, jauh lebih besar dibandingkan lulusan PTS. Padahal faktanya, latar belakang tempat pendidikan calon pelamar bukan menjadi poin utama bagi perusahaan ketika hendak memperkerjakan seseorang. Poin paling penting adalah kualitas individu calon pelamar, baik dari segi kemampuan atau skill maupun attitude.

Selain itu, tidak sedikit pula yang ingin kuliah di PTN hanya sekadar gengsi. Mereka takut menjadi bahan ejekan atau takut dicap gagal karena masuk PTS. Hingga pada akhirnya, mereka berusaha sekuat tenaga untuk masuk ke PTN, sekalipun masuk di jurusan yang mungkin tidak terlalu diminati.

Faktanya pun berbicara demikian. Beberapa dari mereka memilih jurusan kuliah dengan tingkat persaingan yang rendah dengan harapan kemungkinan lolos sangat besar. Padahal, keputusan tersebut dapat berakibat fatal di kemudian hari.

Setidaknya ada 2 kemungkinan yang akan terjadi. Pertama, mampu bertahan hingga lulus, namun tidak benar-benar menguasai ilmu pengetahuan yang sudah dipelajari, karena memang bukan bidang yang diminatinya. Kedua, berakhir lebih cepat dan memilih untuk pindah jurusan. Jadi, PTN atau PTS yang kamu pilih?

Kuliah di PTS

Perguruan tinggi swasta hanya menjadi pilihan kedua untuk tempat kuliah, jika gagal masuk ke PTN. Itu artinya, kualitas PTN lebih baik dari PTS. Apakah benar demikian? Faktanya, kualitas yang ditawarkan oleh PTS tidak kalah dan bahkan melebihi kualitas yang dimiliki PTN. Kalian bisa cek beberapa PTS dengan kualitas terbaik, seperti Universitas Pelita Harapan (UPH), Trisakti, Bina Nusantara (Binus), Universitas Kristen Petra, dan masih banyak lagi.

Kualitas yang ditawarkan oleh PTS tidak hanya berbicara dari segi kurikulum maupun tenaga pengajar, tetapi juga dari beragam fasilitas. Hampir sebagian besar PTS memiliki bangunan modern dengan fasilitas terbaik dan lengkap di dalamnya.

Tak hanya berbicara kualitas, kuliah di PTS juga memberikan kesempatan untuk lebih mengeksplore kemampuan yang kalian miliki. Hal ini tidak terlepas dari jam pelajaran yang bersifat fleksibel di beberapa PTS. Selain itu, ada pilihan waktu pelaksanaan pendidikan yang tersedia, seperti kelas regular, kelas malam, hingga kelas karyawan.

Lulusan PTS pun juga sudah terbukti di dunia profesional. Tidak sedikit para lulusan PTS yang berhasil menjadi orang sukses di berbagai bidang, seperti menjadi CEO perusahaan, menteri, dan lain sebagainya.

Untuk kalian yang sedang ingin kuliah tapi bingung dimana? Coba cek aplikasi goKampus! Kalau belum punya, download di App Store dan Google Play Store. Di aplikasi goKampus, kamu bisa langsung daftar kuliah meski di rumah aja. Bahkan, kamu bisa langsung diterima di kampus pilihan tanpa tes dan hanya tunggu 1 jam untuk tahu hasilnya.

Menariknya lagi, kalian juga bisa berkesempatan untuk raih beasiswa kuliah. Sekalipun mengalami masalah biaya kuliah, kalian bisa mengajukan dana pendidikan. Tak hanya itu, ragam informasi magang, event kampus dan promo mahasiswa juga tersedia lengkap hanya untuk kalian. Jadi, download aplikasi goKampus sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like