Mengikuti serangkaian tes menjadi hal yang harus dilakukan oleh para pelamar Beasiswa untuk mewujudkan impiannya mengenyam pendidikan tinggi tanpa lagi memikirkan tentang biaya kuliah yang menjadi kendala sebagian besar pelajar.

Serangkaian tes beasiswa dimulai dari seleksi administrasi. Pada tahapan ini, kamu hanya melampirkan berbagai berkas yang menjadi persyaratan dalam pengajuan beasiswa. Diantaranya seperti salinan ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, essay beasiswa, hingga lain sebagainya.

Baca Juga: 3 Kesalahan Konyol Saat Pengajuan Beasiswa Kuliah

Pastikan tidak ada satupun berkas yang terlewatkan. Jika terjadi, dapat dipastikan bahwa kamu akan dinyatakan gagal. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan sebaik dan sedetail mungkin tentang persyaratan. Jangan lupa pula untuk memperhitungkan dengan baik, mengingat beberapa berkas seperti sertifikat TOEFL umumnya akan keluar hingga seminggu lamanya.

Setelah berhasil melewati tahapan seleksi administrasi, berikutnya kamu akan menghadapi tahapan ujian tertulis. Di tahapan ini, kamu akan mengerjakan sejumlah soal gabungan dari beberapa mata pelajaran.

Namun tahapan ini tidak semua diterapkan di program beasiswa. Ada beberapa penyedia beasiswa alias sponsor yang langsung ke tahapan berikutnya, yakni tes wawancara, tanpa lebih dulu mengerjakan ujian tertulis.

Tes wawancara menjadi tahapan terakhir dari rangkaian seleksi beasiswa kuliah. Pada tahap ini, kamu akan berhadapan langsung dengan interviewer dari pihak sponsor. Dimana kamu akan ditanya seputar diri sendiri dan rencana masa depan. Selain itu, interviewer juga menanyakan seputar alasan, mengapa memilih jurusan kuliah ini, mengapa harus kuliah di universitas itu, dan lain sebagainya.

Tidak sedikit para pejuang beasiswa yang gagal pada tahap seleksi wawancara. Alasannya beragam, mulai dari gugup, kurang persiapan, hingga pada akhirnya kebingungan dalam memberikan jawaban atas pertanyaan yang diajukan.

Untuk membantu kamu melewati tahapan seleksi beasiswa kuliah yang satu ini, lebih baik tidak menjelaskan dan memberikan contoh nyata mengapa kamu layak menerima bantuan dana pendidikan.

Pendidikan

Kamu harus mampu menjelaskan sekaligus membuktikan kalau diri kamu memiliki latar belakang pendidikan yang baik. Caranya adalah dengan memberitahukan bahwa kamu menekuni program studi baik secara formal, informal maupun non-formal.

Formal yang dimaksud adalah sekolah, yakni belajar di ruangan kelas dengan dibimbing oleh tenaga pengajar profesional. Informal merupakan kegiatan diluar sekolah, seperti workshop, seminiar, konferensi, dan lain sebagainya. Non-formal adalah belajar secara mandiri atau otodidak melalui berbagai platform, baik buku, Youtube, maupun internet.

Tidak perlu menceritakan semua itu kepada interviewer. Cukup pelajaran atau ilmu yang berkaitan dengan goal, cita-cita atau kontribusi kamu di masa depan. Ceritakan secara menarik mungkin supaya interviewer tidak bosan mendengar penjelasan kamu.

Pengalaman

Pengalaman dalam hal ini merujuk pada dua hal. Pertama pengalaman kamu dalam mengikuti komunitas, organisasi, atau pernah menjadi volunteer, bahkan magang, dan lainnya. Ceritakan pengalaman-pengalaman tersebut baik itu yang sudah, tengah, atau akan datang untuk dilakukan.

Hal kedua adalah pengalaman kerja. Ini menjadi poin yang tidak boleh kamu lewatkan begitu saja jika memiliki pengalaman tersebut. Alasannya tentu saja karena seseorang yang pernah bekerja telah mengetahui kondisi sebenarnya tentang suatu permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat.

Rencana di Masa Depan

Terakhir, kamu harus menceritakan tentang rencana masa depan kamu. Sederhananya, setelah kamu lulus kuliah nanti, kamu akan menjadi pribadi seperti apa, apa yang ingin kamu beri kepada masyarakat, dan goal hidupmu.

Beri penjelasan yang cukup detail tentang rencana masa depanmu. Dengan begitu, maka akan membuat pewawancara lebih percaya. Interviewer tidak menganggap ucapanmu hanya omong kosong belaka.

Ragam program beasiswa kuliah tersaji secara lengkap di aplikasi goKampus. Tak hanya tersaji, tetapi kamu juga bisa mengajukan diri pada program-program beasiswa tersebut. Raih kesempatan beasiswa hingga 20 juta per semester. Download aplikasi goKampus di Google Play Store dan App Store sekarang juga. Buat urusan kuliah beres hanya dalam genggaman tangan. Termasuk pendaftaran kuliah, kerja magang, dana pendidikan, dan acara kampus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like