Meraih pendidikan setinggi mungkin menjadi harapan hampir seluruh pelajar di Indonesia. Namun pada kenyataannya, tidak demikian. Banyak yang hanya sampai tingkat SMA dan sederajat. Faktor utamanya karena biaya kuliah yang mahal.

Bukan rahasia umum lagi bahwa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi membutuhkan dana yang tidak sedikit. Tidak hanya membayar biaya kuliah per semester yang angkanya begitu tinggi-semakin ternama suatu universitas, umumnya akan semakin mahal- tetapi juga membayar biaya lainnya seperti praktikum, biaya pendaftaran, dan lain sebagainya.

Baca Juga: 3 Perbedaan Mahasiswa Indonesia Dengan Luar Negeri

Sangat berbeda tentunya di bangku sekolah, dimana tidak mengeluarkan dana untuk bayaran per bulan atau per semesternya. Pasalnya, seluruh biaya tersebut ditanggung oleh pemerintah melalui program sekolah 12 tahun. Terlebih lagi ada bantuan dana pendidikan lainnya seperti di Jakarta, yakni Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP+) bagi masyarakat kurang mampu.

Faktor biaya menjadi penghalang besar untuk mewujudkan impian meraih pendidikan setinggi-tingginya. Namun disisi lain, kembali kuliah sangat disarankan di era modern seperti sekarang ini. Karena dengan semakin tinggi status pendidikan seseorang, maka semakin memperbesar untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.

Pendidikan Adalah Investasi Bernilai Tinggi

Berdasarkan data dari HSBC pada tahun 2018 terhadap lebih dari 1.000 orangtua dan 100 mahasiswa menampilkan bahwa pendidikan di perguruan tinggi dianggap sebagai investasi bernilai tinggi.

Sebanyak 74% dari data tersebut menunjukkan bahwa orangtua melihat seluruh biaya yang dikeluarkan untuk kuliah anaknya sebanding dengan masa depan yang akan diraih oleh sang buah hatinya.

Pada persentase yang kurang lebih sama, yakni 73% mahasiswa merasa yakin bahwa dengan meraih pendidikan yang tinggi, maka mereka akan mendapatkan penghidupan yang layak. Dan bahkan 60% orangtua berharap mampu mengantarkan anaknya kuliah di luar negeri.

Ada ragam alasan mengapa orang tua menginginkan anaknya untuk mengenyam pendidikan tinggi di negeri orang. Diantaranya mengasah kemampuan berbahasa asing, dalam hal ini adalah Bahasa Inggris, menambah pengalaman, dan meningkatkan kemandirian serta rasa percaya diri.

Inflasi Pendidikan Indonesia Meningkat

Impian tidak seiring dengan kenyataan. Kalimat yang menunjukkan bahwa tidak sedikit yang kecewa atas impian mereka sendiri. Namun bukan berarti kita berhenti bermimpi. Teruslah bermimpi karena itu adalah titik awal.

Salah satu penyebab mengapa banyak yang gagal untuk melanjutkan pendidikan tinggi baik itu universitas negeri maupun swasta adalah karena angka inflasi pendidikan yang terus meningkat secara signifikan.

Menurut data terbaru dari Allianz Indonesia menunjukkan bahwa inflasi pendidikan Indonesia mencapai angka 15 sampai 20 persen. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan inflasi pendidikan luar negeri, yakni hanya 3 hingga 5 persen.

Perkiraan Biaya Kuliah di Indonesia

Dengan asumsi inflasi pendidikan di angka 15%,  perkiraan total biaya kuliah di Indonesia untuk Universitas Indonesia (UI) sebagai sample Perguruan Tinggi Negeri pada tahun 2018 adalah sebesar Rp60 jutaan. Sementara untuk Universitas Pelita Harapan (UPH) yakni Perguruan Tinggi Swasta, mencapai Rp300 jutaan.

Perkiraan biaya kuliah di UI untuk tahun 2025 sudah mencapai Rp160 jutaan. Sedangkan untuk UPH, sebesar Rp800 jutaan. Dan di tahun 2030, untuk UI berada di angka Rp330 jutaan, serta UPH mencapai Rp1,7 miliaran.

Perkiraan Biaya Kuliah di Luar Negeri

Bandingkan dengan perkiraan biaya kuliah di luar negeri dengan asumsi inflasi pendidikan sebesar 3%, yakni pada tahun 2018 untuk Australia hanya sebesar Rp410 jutaan, Inggris Rp450 jutaan, dan Amerika Rp410 jutaan.

Di tahun 2025, biaya kuliah di Australia sebesar Rp510 jutaan, Inggris Rp560 jutaan, dan Amerika Rp510 jutaan. Sedangkan di tahun 2030, biaya kuliah di Amerika hanya sebesar Rp590 jutaan, Inggris di angka Rp650 jutaan, dan Australia Rp590 jutaan.

Dapatkan informasi terbaru tentang dunia perkuliahan di aplikasi goKampus. Sebuah aplikasi yang telah hadir di Google Play Store dan App Store untuk membuat urusan kampus beres. Informasi seperti magang, event kampus, dan dana pendidikan tersaji secara lugas. Selain itu, berkesempatan juga raih beasiswa kuliah, dan promo mahasiswa. Bahkan, proses pendaftaran kuliah jauh lebih mudah dan hemat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like