Mewujudkan impian untuk menjadi mahasiswa di universitas tujuan memang tidak mudah. Tidak sedikit yang memiliki keinginan yang sama dengan kamu. Itulah mengapa tingkat persaingan masuk ke perguruan tinggi negeri.

Meski tingkat persaingan begitu ketat, bukan berarti kamu menyerah akan keadaan. Dengan tekad dan ambisi yang kuat, tidak ada yang tidak bisa untuk digapai, termasuk masuk ke universitas impian.

Baca Juga: 3 Kesalahan Konyol Saat Pengajuan Beasiswa Kuliah

Layaknya pepatah “Banyak jalan menuju Roma”, begitu juga untuk masuk ke perguruan tinggi tujuan. Setidaknya terdapat 3 jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru yang patut untuk kamu perjuangkan.

Pertama, jalur SNMPTN, yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Proses penilaian pada seleksi ini hanya didasari dari beberapa hal, diantaranya seperti nilai dan prestasi akademik, riwayat alumni, hingga akreditasi sekolah.

Kedua, jalur SBMPTN. Adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Berbeda dengan SNMPTN, jalur seleksi yang satu ini memiliki ujian tertulis. Adapun materi ujian SBMPTN adalah Saintek (sains dan teknologi), Soshum (sosial dan hukum), dan gabungan kedua materi tersebut.

Dan jalur penerimaan mahasiswa baru yang terakhir adalah seleksi Mandiri. Sama halnya dengan SBMPTN, jalur Mandiri juga menerapkan ujian tertulis dalam tahapan seleksi penerimaan mahasiswa baru.

Jadi, kamu tidak perlu khawatir jika tidak lolos seleksi SNMPTN dan SBMPTN yang memang tingkat persaingannya begitu tinggi, mengingat para pesertanya berasal dari Sabang hingga Merauke. Seleksi Mandiri wajib hukumnya untuk dimaksimalkan.

Meskipun tingkat persaingan pada seleksi Mandiri tidak terlalu tinggi dibandingkan dua jalur lainnya, namun bukan berarti mudah untuk dilewatkan. Berikut ini 2 tips terbaru lolos seleksi Mandiri.

1. Memperbaiki Kelemahan Diri Sendiri

Tips sukses pertama untuk lolos seleksi Mandiri tentu saja memperbaiki kelemahan diri sendiri. Tentunya kamu sudah mengetahui akan kelemahan tersebut, apabila sebelumnya sudah mengikuti seleksi SBMPTN.

Coba ingat-ingat kembali ketika mengerjakan soal SBMPTN. Bagian mana pada materi ujian tersebut yang membuat kamu menghabiskan waktu cukup lama dalam mengerjakannya. Dengan demikian, kamu dapat meningkatkan pembelajaran pada materi tersebut.

Berikan waktu lebih banyak untuk mempelajari materi yang membuat kamu kesulitan dalam proses pengerjaannya. Namun juga tidak melupakan untuk kembali membaca materi-materi yang sudah dikuasai.

Sehingga, ketika kembali mengerjakan soal demi soal pada seleksi Mandiri, materi yang sebelumnya sulit, setidaknya menjadi lebih mudah dan tidak membuang-buang waktu terlalu lama.

Perlu digaris-bawahi bahwa soal pada SBMPTN dan seleksi Mandiri adalah berbeda. Pasalnya, soal ujian pada seleksi Mandiri yang merancang adalah universitas terkait. Sementara SBMPTN adalah nasional.

2. Jangan Malu Untuk Berkonsultasi

Setelah mengetahui kelemahan sekaligus memperbaikinya, tips terbaru untuk lolos seleksi Mandiri pada perguruan tinggi negeri tujuan adalah berkonsultasi dengan orang yang sudah berpengalaman.

Tidak semua orang mudah untuk melakukan hal yang satu ini. Gengsi menjadi sebuah tembok kokoh yang besar untuk dirobohkan begitu saja. Merasa mampu memperbaikinya dengan sendiri tanpa bantuan orang lain.

Mungkin lupa bahwa kita adalah manusia, makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Oleh karena itu, jangan ragu untuk meminta saran kepada orang lain. Terlebih lagi kepada keluarga, sosok orang tua yang tentu sangat mengenal diri kita sendiri.

Selain dari pihak keluarga, mintalah saran pula kepada teman terdekat. Karena kehidupanmu tentu tidak hanya di rumah saja, tetapi juga lingkungan sekitar. Tak cukup dari keluarga dan teman, kamu juga bisa meminta saran kepada orang-orang yang sudah berpengalaman.

Kuliah memang tidak mudah. Dibutuhkan dana pendidikan yang jumlahnya tidak sedikit. Namun, beasiswa bisa menjadi solusi terbaik. Dan berbagai program beasiswa bisa ditemukan di aplikasi goKampus. Sebuah aplikasi yang telah tersedia di Google Play Store dan App Store. Tidak hanya beasiswa, proses pendaftaran kuliah juga akan hemat 80% melalui goKampus. Fitur lain juga tersaji pada aplikasi, yakni dana pendidikan, kerja magang dan acara kampus serta promo mahasiswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like